Smart Building atau bangunan pintar menggabungkan berbagai teknologi digital seperti sensor, AI, IoT, dan cloud computing untuk mengelola gedung secara otomatis. Sistem ini memungkinkan penghematan energi, pengawasan keamanan 24/7, dan kenyamanan penghuni.
Bagi perusahaan konstruksi dan pengembang properti, investasi pada sistem bangunan pintar akan memberi nilai tambah dan daya saing. Selain itu, teknologi ini juga mendukung praktik pembangunan berkelanjutan (green building).
Di Indonesia, tren ini mulai diadopsi oleh gedung-gedung perkantoran, apartemen modern, hingga kawasan industri baru.

